Kuliner Jogja Malam Hari yang Wajib Dicoba untuk Wisatawan 2025
Kuliner Jogja malam hari selalu punya daya tarik yang tidak pernah membosankan. Begitu matahari terbenam, suasana kota berubah menjadi lebih hangat dengan aroma masakan dari berbagai penjuru. Lampu jalan yang temaram, musik jalanan, dan keramahan penjual membuat pengalaman makan malam terasa lebih istimewa. Tidak heran jika banyak wisatawan sengaja memilih waktu malam untuk berburu makanan khas Jogja karena pilihannya jauh lebih beragam.
Selain itu, Jogja juga dikenal sebagai kota yang hidup hingga larut malam. Banyak warung, angkringan, kios street food, dan kedai kekinian yang buka sampai dini hari. Hal ini sangat memudahkan wisatawan yang ingin menikmati kuliner santai setelah seharian berkeliling destinasi wisata. Mulai dari makanan tradisional, menu pedas kekinian, hingga jajanan klasik yang hanya muncul malam hari, semuanya bisa kamu temui dengan mudah.
Angkringan, Ikon Kuliner Malam Jogja
Jika ada satu tempat yang wajib dikunjungi saat malam tiba, angkringan adalah pilihan utamanya. Lokasinya banyak tersebar di pusat kota seperti Tugu Jogja, Malioboro, hingga sekitar kampus UGM. Menu seperti nasi kucing, sambal teri, sate usus, sate kulit, dan wedang jahe membuat suasana makan terasa intim dan sederhana. Banyak turis menyebut angkringan sebagai tempat terbaik untuk merasakan sisi asli Jogja yang penuh kehangatan.
Sate Klathak dan Olahan Bakar Malam Hari
Saat membahas kuliner malam Jogja, sate klathak tidak boleh dilupakan. Hidangan ini menggunakan jeruji besi sebagai tusuk yang membuat panas menyebar merata. Rasa daging kambingnya lebih juicy dan aromanya kuat. Banyak wisatawan memilih mencicipinya pada malam hari karena suasananya terasa lebih pas dengan angin malam yang sejuk. Beberapa tempat bahkan buka sampai pukul dua pagi sehingga sangat cocok untuk late dinner.
Street Food Malioboro yang Selalu Ramai
Malioboro adalah pusat kuliner malam yang paling mudah dijangkau oleh wisatawan. Saat malam tiba, trotoar berubah menjadi pasar kuliner dengan berbagai menu seperti nasi bakar, bakmi Jawa pedas, jajanan angin malam, dan minuman kopi jos dengan bara api. Banyak turis yang datang hanya untuk merasakan atmosfernya karena tidak ada tempat lain di Jogja yang suasananya semirip ini.
Bakmi Jawa, Hidangan Hangat Pengisi Malam
Bakmi Jawa menjadi pilihan favorit pengunjung yang ingin hidangan berkuah gurih dan lembut saat malam hari. Teknik memasaknya menggunakan arang membuat aroma kaldu jauh lebih nikmat. Biasanya satu porsi dimasak satu per satu sehingga memberikan pengalaman yang lebih autentik. Menu ini sangat cocok disantap setelah kamu berjalan-jalan di sekitar Tugu atau Malioboro.
Jajanan Malam yang Unik dan Jarang Ditemui
Kuliner Jogja malam hari bukan hanya makanan berat. Banyak jajanan malam yang muncul pada jam tertentu seperti ronde, wedang uwuh, dan roti bakar premium dengan topping khas lokal. Beberapa tempat juga menawarkan dessert khas Nusantara dengan sentuhan modern yang membuat tampilannya lebih cantik. Wisatawan sering menjadikan sesi jajan malam ini sebagai penutup hari sebelum kembali ke hotel.
Suasana yang Tidak Tergantikan
Yang membuat kuliner malam Jogja begitu berkesan bukan hanya makanannya, tetapi juga suasananya. Jalanan yang damai, senyum penjual, dan aroma masakan tradisional membuat pengalaman makan menjadi lebih menyentuh. Banyak wisatawan yang mengaku rela kembali hanya untuk merasakan makan malam di Jogja sekali lagi.
Untuk oleh-oleh setelah menikmati kuliner malam, kamu bisa mampir ke Olah Oleh Raminten yang buka 24 jam. Kamu bisa membawa pulang camilan khas Jogja, snack premium, atau souvenir modern tanpa perlu menunggu toko lain buka.