{"id":4164,"date":"2026-07-23T05:10:15","date_gmt":"2026-07-23T05:10:15","guid":{"rendered":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/?p=4164"},"modified":"2026-07-23T05:10:17","modified_gmt":"2026-07-23T05:10:17","slug":"kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/en\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/","title":{"rendered":"Kotagede Jogja: Wisata Budaya yang Sering Terlewat Turis"},"content":{"rendered":"<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"4164\" class=\"elementor elementor-4164\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-2b9ad7a e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"2b9ad7a\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-c6fee5e elementor-widget elementor-widget-spacer\" data-id=\"c6fee5e\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"spacer.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-spacer\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-spacer-inner\"><\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-6b1fe3f elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"6b1fe3f\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<h1>Kotagede Jogja: Wisata Budaya yang Sering Terlewat Turis<\/h1>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-3ee72385 elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"3ee72385\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kotagede-jogja-1-1024x576.jpg\" class=\"attachment-large size-large wp-image-4159\" alt=\"kotagede jogja\" srcset=\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kotagede-jogja-1-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/olaholehraminten.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kotagede-jogja-1-300x169.jpg 300w, https:\/\/olaholehraminten.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kotagede-jogja-1-768x432.jpg 768w, https:\/\/olaholehraminten.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kotagede-jogja-1-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/olaholehraminten.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kotagede-jogja-1-18x10.jpg 18w, https:\/\/olaholehraminten.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kotagede-jogja-1.jpg 1920w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-6a323ea8 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"6a323ea8\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di tengah popularitas Malioboro, Candi Borobudur, dan Prambanan, ada satu kawasan bersejarah di Jogja yang justru sering luput dari radar wisatawan: Kotagede. Padahal, kawasan ini menyimpan kekayaan sejarah dan budaya yang tidak kalah menarik, bahkan menawarkan pengalaman yang lebih otentik dibanding destinasi-destinasi populer lainnya.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-1ca41395 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"1ca41395\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<h2><b>Kenapa Kotagede Sering Terlewat oleh Wisatawan?<\/b><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu alasan utamanya adalah kurangnya eksposur dibanding destinasi populer lain di Jogja. Kotagede tidak memiliki daya tarik visual yang instan seperti candi besar atau kawasan belanja seramai Malioboro, sehingga sering tidak masuk dalam itinerary wisatawan yang waktunya terbatas. Selain itu, kawasan ini juga masih berupa pemukiman aktif, bukan area wisata yang dikemas secara komersial, sehingga informasinya tidak semudah destinasi wisata mainstream.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-2b48db7 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"2b48db7\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<h2><b>Apa yang Membuat Kotagede Layak Dikunjungi?<\/b><\/h2><h3><b>Jejak Sejarah Kesultanan Mataram<\/b><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400;\">Kotagede pernah menjadi ibu kota pertama Kesultanan Mataram Islam. Kompleks makam raja-raja Mataram dan Masjid Gedhe Mataram menjadi saksi bisu masa kejayaan tersebut, dengan arsitektur yang masih terjaga hingga sekarang.<\/span><\/p><h3><b>Tradisi Kerajinan Perak yang Otentik<\/b><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dari suvenir massal yang dijual di toko oleh-oleh pada umumnya, kerajinan perak Kotagede merupakan hasil tradisi turun-temurun yang bisa disaksikan langsung proses pembuatannya di berbagai galeri dan workshop setempat.<\/span><\/p><h3><b>Arsitektur Rumah Kalang yang Unik<\/b><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumah-rumah tua bergaya campuran Jawa dan Eropa peninggalan para saudagar Kotagede menjadi daya tarik tersendiri bagi yang menyukai fotografi arsitektur dan sejarah kolonial.<\/span><\/p><h3><b>Suasana Otentik Tanpa Keramaian Wisatawan<\/b><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena belum banyak dikunjungi wisatawan, Kotagede menawarkan suasana yang lebih tenang dan otentik, memberikan pengalaman berinteraksi dengan warga lokal secara lebih personal dibanding destinasi wisata yang sudah terlalu ramai.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-b5b8aae elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"b5b8aae\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<h2><b>Kenapa Wisatawan Sebaiknya Mulai Melirik Kotagede?<\/b><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi wisatawan yang sudah pernah mengunjungi destinasi-destinasi utama Jogja dan mencari pengalaman yang berbeda, Kotagede menawarkan sisi lain dari kota ini yang jarang terekspos. Kawasan ini cocok untuk yang tertarik dengan sejarah, budaya, dan kerajinan tradisional, sekaligus ingin menghindari keramaian destinasi wisata mainstream.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-5f396a9 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"5f396a9\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<h2><b>Tips Berkunjung ke Kotagede<\/b><\/h2><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Alokasikan waktu khusus<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, karena Kotagede membutuhkan eksplorasi yang lebih santai dibanding destinasi wisata cepat seperti Malioboro.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Gunakan jasa pemandu lokal jika memungkinkan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, untuk mendapatkan cerita sejarah yang lebih mendalam.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Hormati kawasan pemukiman<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, karena sebagian besar area yang dikunjungi masih menjadi tempat tinggal aktif warga.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Sempatkan mampir ke galeri perak<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, untuk melihat langsung proses kerajinan yang menjadi identitas kawasan ini.<\/span><\/li><\/ul>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-3a800ad elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"3a800ad\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<h2><b>Lengkapi Kunjungan Kotagede dengan Oleh-Oleh Khas Jogja<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah menjelajahi sisi tersembunyi Jogja lewat Kotagede, lengkapi perjalanan dengan membawa pulang oleh-oleh khas daerah ini, baik berupa kerajinan perak maupun camilan tradisional lainnya. Jika ingin melengkapi oleh-oleh dengan produk khas Jogja lainnya seperti bakpia atau keripik, <\/span><b><a href=\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/en\/\"><i>Oleh Oleh Raminten<\/i><\/a><\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> yang <\/span><b>buka 24 jam<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Kota_Yogyakarta\"> <\/a>bisa jadi pemberhentian lanjutan yang praktis, terutama jika kunjungan ke Kotagede baru selesai menjelang sore atau malam hari.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kotagede Jogja: Wisata Budaya yang Sering Terlewat Turis Di tengah popularitas Malioboro, Candi Borobudur, dan Prambanan, ada satu kawasan bersejarah [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":3,"featured_media":4159,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-4164","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-menarik"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.8.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kotagede Jogja: Wisata Budaya yang Sering Terlewat Turis - Olah Oleh Raminten<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kotagede sering terlewat dari itinerary wisatawan padahal menyimpan sejarah dan budaya yang kaya. Simak kenapa kawasan ini layak masuk daftar kunjungan lo.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/en\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kotagede Jogja: Wisata Budaya yang Sering Terlewat Turis - Olah Oleh Raminten\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kotagede sering terlewat dari itinerary wisatawan padahal menyimpan sejarah dan budaya yang kaya. Simak kenapa kawasan ini layak masuk daftar kunjungan lo.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/en\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Olah Oleh Raminten\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-23T05:10:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-23T05:10:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kotagede-jogja-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Olah Oleh Raminten\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Olah Oleh Raminten\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/\"},\"author\":{\"name\":\"Olah Oleh Raminten\",\"@id\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/#\/schema\/person\/495a8907081fa6507953382665caf799\"},\"headline\":\"Kotagede Jogja: Wisata Budaya yang Sering Terlewat Turis\",\"datePublished\":\"2026-07-23T05:10:15+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-23T05:10:17+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/\"},\"wordCount\":445,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kotagede-jogja-1.jpg\",\"articleSection\":[\"Info Menarik\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/\",\"url\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/\",\"name\":\"Kotagede Jogja: Wisata Budaya yang Sering Terlewat Turis - Olah Oleh Raminten\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kotagede-jogja-1.jpg\",\"datePublished\":\"2026-07-23T05:10:15+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-23T05:10:17+00:00\",\"description\":\"Kotagede sering terlewat dari itinerary wisatawan padahal menyimpan sejarah dan budaya yang kaya. Simak kenapa kawasan ini layak masuk daftar kunjungan lo.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kotagede-jogja-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kotagede-jogja-1.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"kotagede jogja\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kotagede Jogja: Wisata Budaya yang Sering Terlewat Turis\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/\",\"name\":\"Olah Oleh Raminten\",\"description\":\"Toko Oleh-oleh Khas Jogja Buka 24 Jam\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/#organization\",\"name\":\"Olah Oleh Raminten\",\"url\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/cropped-icon-olah-olah-raminten.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/cropped-icon-olah-olah-raminten.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Olah Oleh Raminten\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.instagram.com\/olaholehraminten\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/#\/schema\/person\/495a8907081fa6507953382665caf799\",\"name\":\"Olah Oleh Raminten\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f1d29e860d8024a07ce5577c6b5dfabe?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f1d29e860d8024a07ce5577c6b5dfabe?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Olah Oleh Raminten\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kotagede Jogja: Wisata Budaya yang Sering Terlewat Turis - Olah Oleh Raminten","description":"Kotagede sering terlewat dari itinerary wisatawan padahal menyimpan sejarah dan budaya yang kaya. Simak kenapa kawasan ini layak masuk daftar kunjungan lo.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/en\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kotagede Jogja: Wisata Budaya yang Sering Terlewat Turis - Olah Oleh Raminten","og_description":"Kotagede sering terlewat dari itinerary wisatawan padahal menyimpan sejarah dan budaya yang kaya. Simak kenapa kawasan ini layak masuk daftar kunjungan lo.","og_url":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/en\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/","og_site_name":"Olah Oleh Raminten","article_published_time":"2026-07-23T05:10:15+00:00","article_modified_time":"2026-07-23T05:10:17+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kotagede-jogja-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Olah Oleh Raminten","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Olah Oleh Raminten","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/"},"author":{"name":"Olah Oleh Raminten","@id":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/#\/schema\/person\/495a8907081fa6507953382665caf799"},"headline":"Kotagede Jogja: Wisata Budaya yang Sering Terlewat Turis","datePublished":"2026-07-23T05:10:15+00:00","dateModified":"2026-07-23T05:10:17+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/"},"wordCount":445,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kotagede-jogja-1.jpg","articleSection":["Info Menarik"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/olaholehraminten.co.id\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/","url":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/","name":"Kotagede Jogja: Wisata Budaya yang Sering Terlewat Turis - Olah Oleh Raminten","isPartOf":{"@id":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kotagede-jogja-1.jpg","datePublished":"2026-07-23T05:10:15+00:00","dateModified":"2026-07-23T05:10:17+00:00","description":"Kotagede sering terlewat dari itinerary wisatawan padahal menyimpan sejarah dan budaya yang kaya. Simak kenapa kawasan ini layak masuk daftar kunjungan lo.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/olaholehraminten.co.id\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/#primaryimage","url":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kotagede-jogja-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kotagede-jogja-1.jpg","width":1920,"height":1080,"caption":"kotagede jogja"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/kotagede-jogja-wisata-budaya-yang-sering-terlewat-turis\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kotagede Jogja: Wisata Budaya yang Sering Terlewat Turis"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/#website","url":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/","name":"Olah Oleh Raminten","description":"Toko Oleh-oleh Khas Jogja Buka 24 Jam","publisher":{"@id":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/#organization","name":"Olah Oleh Raminten","url":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/cropped-icon-olah-olah-raminten.png","contentUrl":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/cropped-icon-olah-olah-raminten.png","width":512,"height":512,"caption":"Olah Oleh Raminten"},"image":{"@id":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/olaholehraminten\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/#\/schema\/person\/495a8907081fa6507953382665caf799","name":"Olah Oleh Raminten","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f1d29e860d8024a07ce5577c6b5dfabe?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f1d29e860d8024a07ce5577c6b5dfabe?s=96&d=mm&r=g","caption":"Olah Oleh Raminten"}}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/kotagede-jogja-1.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4164","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4164"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4164\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4168,"href":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4164\/revisions\/4168"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4159"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4164"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4164"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/olaholehraminten.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4164"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}