Wisata Malioboro: dari Belanja sampai Kuliner Malam
Kalau ditanya satu tempat yang wajib dikunjungi saat liburan ke Jogja, jawabannya hampir selalu sama: Malioboro. Jalan legendaris ini bukan cuma soal belanja, tapi juga jadi pusat aktivitas wisata yang hidup dari pagi sampai malam mulai dari suasana jalan kaki yang khas, kuliner kaki lima, sampai bangunan-bangunan bersejarah di sepanjang jalannya.
Buat lo yang baru pertama kali ke Jogja atau lagi nyusun itinerary, artikel ini bakal kupas tuntas apa aja yang bisa dilakukan di Malioboro, dari siang sampai malam.
Kenapa Malioboro Jadi Pusat Wisata Jogja?
Malioboro punya posisi strategis karena berada di jantung kota Jogja, dekat dengan Keraton, Tugu Jogja, dan Stasiun Tugu. Selain lokasinya yang mudah diakses, Malioboro juga menyimpan nilai historis sebagai salah satu poros filosofi tata kota Jogja sejak zaman Kesultanan Mataram.
Kombinasi antara nilai sejarah, aktivitas belanja, dan kuliner inilah yang membuat Malioboro selalu jadi destinasi wajib, baik untuk wisatawan domestik maupun mancanegara.
Aktivitas Wisata di Malioboro
Jalan Kaki Menikmati Suasana Kota
Trotoar Malioboro yang lebar dan tertata membuat aktivitas jalan kaki jadi salah satu cara terbaik menikmati suasana kota. Sepanjang jalan, lo bisa melihat gerobak angkringan, musisi jalanan, sampai andong yang lalu-lalang.
Berburu Barang Khas di Pasar Beringharjo
Berlokasi tak jauh dari Malioboro, Pasar Beringharjo jadi tempat favorit untuk berbelanja batik, kain, hingga barang antik dengan harga yang bisa ditawar.
Kuliner Malam di Sepanjang Malioboro
Saat malam tiba, suasana Malioboro berubah jadi lebih hidup dengan deretan angkringan dan lesehan yang menyajikan kuliner khas Jogja seperti nasi kucing, sate kere, hingga wedang ronde. Ini jadi momen yang paling dicari wisatawan untuk merasakan suasana Jogja yang otentik di malam hari.
Berfoto di Titik Nol Kilometer
Titik Nol Kilometer yang berada di ujung selatan Malioboro adalah spot foto favorit, dikelilingi bangunan bersejarah bergaya kolonial yang megah, terutama saat malam hari dengan pencahayaan yang khas.
Wisata Dekat Malioboro yang Bisa Disambangi Sekali Jalan
Beberapa destinasi berikut berada dalam jarak yang bisa ditempuh dengan jalan kaki atau kendaraan singkat dari Malioboro, cocok digabung dalam satu rute:
- Keraton Yogyakarta untuk yang ingin belajar sejarah dan budaya Jawa lebih dalam
- Taman Sari kompleks pemandian dan taman peninggalan kesultanan
- Benteng Vredeburg museum sejarah dengan bangunan kolonial yang terawat
- Stasiun Tugu ikon Jogja yang juga jadi spot foto populer
Menutup Hari di Malioboro dengan Belanja Oleh-Oleh
Setelah puas jalan-jalan dan menikmati kuliner malam di Malioboro, biasanya yang tersisa tinggal satu agenda: belanja oleh-oleh sebelum kembali ke penginapan atau pulang ke kota asal. Masalahnya, banyak toko oleh-oleh di sekitar Malioboro yang sudah tutup begitu malam larut, padahal justru di jam itulah kebanyakan wisatawan baru selesai berkeliling.
Oleh Oleh Raminten hadir sebagai solusi untuk situasi ini. Berlokasi tak jauh dari kawasan Malioboro dan buka 24 jam penuh, semua kebutuhan oleh-oleh dari bakpia, keripik, camilan kekinian, hingga kerajinan tangan tetap bisa didapatkan meski waktu belanja lo baru sempat di malam hari.
Jadi, setelah puas menyusuri Malioboro dari siang hingga malam, jadikan Oleh Oleh Raminten sebagai pemberhentian terakhir sebelum benar-benar menutup hari liburan lo di Jogja.